Rabu, 16 November 2016





BAB 1
PENDAHULUAN
HAKIKAT DAN RUANG LINGKUP ISBD

Kompetensi Dasar                
Mengidentifikasikan perlunya ISBD sebagai mata kuliah
MBB sebagai solusi problem social budaya.

Ilmu budaya adalah suatu ilmu pengetahuan mengenai aspak-aspek yang paling mendasar  dalam kehidupan manusia sebagai makhluk budaya. Dan masalah-masalah yang menyertai, sering disebut sebagai humanities yang merupakan pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang konsep-konsep yang dapat digunakan untuk masalah-masalah manusia dan budaya.

A.    Pengertian Ilmu Sosial Budaya Dasar
Sebagai inetgrasi Imu Sosial Budaya Dasar (ISBD) memberi dasar-dasar pengetahuan social dan konsep-konsep budaya kepada manusia sehingga mampu mengaji masalah social dan bud
aya secara arif. ISBD sebagai kajian masalah sosial, ISBD bukanlah suatu disiblin ilmu yang berdiri sendri, melaikan hanyalah suatu pengetahuan, mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sasialyang budaya, ilmu sosial budaya dasar (ISBD) adalah sebagai integrasi ISD dan IBD yang memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial dan konsep-konsep dan budaya kepada mahasiswa sehingga mampu mengajikan masalah-masalah sosial dan kemanusiaan dan budaya, selanjutnya mahasiswa peka, tanggap, kritis, serta berempati atas solusi pemecahan masalah sosial budaya secara arif. ISBD sebagai kajian sosial, kemanusiaan dan budaya sekaligus pula memberikan dasar pendekatan yang bersumber dari dasar-dasar ilmu sosial terintegrasi, yang budaya dan masalah-masalah yang terwujud dari padanya.

B.     Lantar Belakang Pentinya ISBD
            Ada 4 (empat) landasan yang membelakangi pentinya dalm mempelajari ISBD yaitu:
1.Landasan Historis
            a. Nenek moyang kita beragam terbukti dengan peninggalan sejarah.
            b.Memiliki warisan dan beradaban tinggi.
c.Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah,cinta damai,toleran dan        bergotong-royong.
2.Landasan Filosofis
            A.Bangsa Indonesia memiliki filsafat hidup pancasila.
            b.Ketuhana Yang Maha Esa.
            c.Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab.
            d.Persatuan Indonesia.
e.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan   perwakilan.
3.Konteks Krakter Bangsa
            a.UUD 45 Pasal 30,31.
            b.UU No. 20 TH 2003 tentang Sidiknas.
4.Landasan Pedagogis
a. Mewujutkan manusia indonesia seutunya, diperlukan suatu proses secara terencana,terus-menerus dan kesenimbungan.
b. Kehidupan berbangsa,bernegara dan bermasyarakat, perlu adanya warisan   pengetahuan,nilai religi, dan sosial budaya.
c   .Dalam pergaulan global,perlu mempertahankan jati diri sebagai bangsa yang beragam,     berdaulat dan bermartabat.

C.    Pisi,dan Misi ISBD
1.Pisi ISBD
Berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis,peka dan arif dalam memahami keragaman dan kederajatan manusuia yang di landasi nilai-nilai estetika, etikadan moral dalam kehudupan masyarakat.

2.Misi ISBD
Memberikan landasan dan wawasan yang luas serta menumbuhkan sikap kritis, pecan dan arif pada mahasaiswa untuk memahami keragaman dan kederajatan manusian dalam kehidupan masyarakat selaku indipidu dan makhluk sosia yang beradap serta bertangung jawab terhadap sumber daya dan lingkungan.

D.     Ruang lingkup ISBD
            Ada masalah yang dapat dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruanglingkup pembahasan mata kuliah ilmu sosial budaya dasar, dan untuk menjelaskan ruanglingkup tersebut, sebnaiknya dipisahkan terlebih dahulu antara ISD dan IBD.
        1.Adapun ruang lingkup mata kuliah ISD yaitu:
a. Ada pelbagai aspek pada pernyataan yang merupakan suatu masalah sosial, masalah sosial dapat di tanggapi dengan pendekatan yang berbeda-beda oleh bidang-bidang pengetahuan keahlian yang berbeda-beda pula, baik sebagai pendekatan sendiri, maupun gabungan (antarbidang).
b. Adanya pelbagai golongan dan kesatuan sosial, dalam masyarakat yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan pola-pola tingkah laku sendiri, tetapi memiliki banyak persamaan kepentingan, kebutuhan serta persamaan dalam pola-pola pemikiran dan tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan maupun hubungan-hubangan setia kawan dan kerja sama dalam masyarakat. ISBD meliputi dua kelompokutama: studi manusia dan masyarakat dan studi lembaga-lembaga sosial. Pertama terdiri atas psikologi,sosiologi, dan antropologi sedangkan yang kedua terdiri atas ekonomi dan politik. Sehingga dengan demikianbahan pembelqajaran ISD dapat dibedakan dalam tiga pembahasannya yaitu:
1.Kenyataan-kenyataan sosia yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu. Kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara berbeda oleh para ahli ilmu-imu sosial, karena adanya perbedaan lantar belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya. ISBD menggunakan pendekatan interdisiplin/multidisiplin.
2.Konsep-konsep ssosial atau pengertia-pengertian tentang kenyataan sosial yang dibatasi pada konsep dasar atau elementer yang sangat diperlukan untuk konsep dasar semacam itu misalny konsep “keanekaragaman” dan konsep “Kesatuan Sosial”.
Bertolak dari dua konsep tersebut di atas, maka dapat kita pahami sadari dalam masyarakat selalu terdapat:
a).Persamaan dan perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah laku, baik secara individual maupun kelompok/golongan.
b).Persamaan dan perbedaan kepentingan itulah yang menyebabkan sering timbulnya pertentangan/konflik, kerja sama, dan setikawanan antarindividu/golongan.
3.Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam pelbagai kenyataan-kenyataan antara satu dengan yang lainnya saling berkaitan.
Konsorsium Antarbidang menetapkan bahwa perkuliahan ISB terdiri delapan poko bahasa.
                                       a.Pelbagai masalah kependudukan dalam hubungan dengan perkembangan  masyarakat dan kebudayaan.
                                       b.Masalah individu, keluarga dan masyarakat.
                                       c.Masalah pemuda dan sosialisasi.
                                       d.Masalah hubunngan antara warganegara dan negara.
                                       e.Masalah pelapisan sosial dan kesamaan masyarakat.
                                       f.Masalah masyarakat perkotaan dan masalah masyarakat pedesaan.
                                       g.Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan integrasi.
                                       h.Pemanfaatan ilmu pengatahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

   2.Ruang lingkup kajian mata kuliah IBD (Ilmu Budaya Dasar), kedua  masalah pokok itu adalah:
               a.  Pelbagai aspek kehudup yang seluruhnya merupakan ungkapan malasalah kemanusiaan dan kebudaya yang dapat didekati dengan mengunakan pengetahuan budaya baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin), dalam pengengetaghuan maupun dalam gabungan (antarabidang) pelbagai displin dalam pengetahuan budaya.
               b.  Hakikat manusia yang satu atau unufersal, yang beraneka ragaman perwujudnya dalaam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat. Pokok-pokok bahasa yang dikembangkan adalah:
                             1.Manusia dan Harapan
                             2.Manusia dan Kegelisahan
                             3.Manusian dan tangung jawab
                             4.Manusia dan Pandangan Hidup
                             5.Manusia dan Cinta Kasih
                             6.Manusia dan Keidahan
                             7.Manusai dan Penderitaan
                             8.Manusia dan Keadilan
          Dari dalepan pokok bahasa itu termasuk dalam karya-karya yang tercakup dalam pengetahuan budaya berwujud mengenai cinta,misalnya terhadap dalam karya sastra, tarian, musik, filsafat dan lain-lainya

E.     Rounded Rectangle: Pengertian ISBD
Ilmu Sosial Budaya Dasar (ISBD) adalah suatu disiplin yang merupakan intgrasi ISD dan IBD yang meberikan dasar-dasar pengetahuan sosial dan konsep-konsep dasarnya.
Kesimpulan
  


4 (empat) Dasar pentinya ISBD
1.      Landasan Historis
Memiliki warisan budaya dan kebudayaan tinggi
2.      Landasan Filosofis
Bangsa indonesia memiliki falsafat hidup pancasila
3.      Konteks karakter bangsa
UUD 45 pasal 30,31
4.      Landasan pedagogis
Mewujudkan manusia indonesia seutuhnya diperlukan suatu proses secara terencana terus-menerus dan berkesenambungan.


Visi,Misi ISBD
1.Visi ISBD
Berkembangnya mahasiswa sebagai manusia terpelajar yang kritis, peka dan arif dalam memahami keragaman dan kesejatraan manusia yang di landasi nilai-nilai estetika, etika dan moral dalam kehidupan masyarakat.

2.Misi ISBD
Memberi landasan dan wawasan yang luas serta menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif pada mahasiswa untuk memahami keragaman dan kesejtraan manusia dalam kehidupan bermasyarakat selaku makhluk individu dan makhluk sosial yang beradaban serta bertanggung jawab terhadap sumber daya dan lingkungan.

Ruang Lingkup ISBD
ISD:    1.Kenyataan-kenyataan sosial
                        2.Konsep-konsep sosial
IBD:    1.Pelbagai aspek kehidupan
                        2.Hakikat manusia yang yang satu atau universal.






BAB 2
MANUSIA DAN ILMU HUMANIORA
Kompentesi Dasar
Memahami manusi sebagai makhluk berbudaya, beretika, dan berestetika.


A.   Kedudukan Manusia Sebagai Makhluk Tuhan
Perlu disadari bahwa setiap manusia itu pada hakikatnya tidak mungkin terlepas dari “hidup intern pribadi” dan “ektrens kehidupan antarpribadi” tersebut merupakan cerminan bahwa manusia itu sebagai makhluk individu sekaligus makhluk tuhan, sedangkan sedangkan kehidupan ektrens antara pribadi merupakan cermina bahwa manusia itu sebagai makhluk sosial.
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang Maha Esa. Manusia didudukkan sesuai dengan kodrar, martabat, hak dan kewajibannya.
1.      Kodrat manusia adalah keseluruhan sifat-sifat sah, kemauan atau bakat-bakat alami yang melekat pada manusia, yaitu manusia sebagai makhluk pribadi, sekaligus makhluk sosial ciptaan tuhan yang maha esa.
2.      Harkat manusia artinya derajat manusia
3.      Martabat  manusia artinya harga diri manusia
4.      Hak asasi manusia adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugrah dan tuhan yang maha esa.
5.      Kewajiban manusia artinya sesuatu yang harus di kerjakan oleh manusia.
Selanjutnya, manusia dibedakan oleh tuhan dari pelbagai segi seperti panca indra, kemampuan berpikir dan sebagainya.
1.      Daya cipta,rasa dan karsa
Dengan daya cipta setiap manusia dapat menciptakan sesuatu yang lebih bermanfaat  dengan rasanya dapat menikmati sesuatu yang indah, dan dengan karsanya dapat pula Keinginan bermasyarakat
Melalui keinginan setiap individu manusian dapat berinteraksi dengan warga masyarakat lainya.
2.      Segala potensi sumber kekayaan alam
Manusia dapat memanfaatkan segala potensi sumber daya alam yang di sediakan oleh tuhan.
Dengan demikian, dapat di simpulkan bahwa manusia sebagai makhluk individu yang sudah dewasa  memiliki konsekuesi tertentu, seperti.
1.      Merawat diri bersih rapi, sehat dan kuat.
2.      Hidup mandiri atau berdikari
3.      Berkepribadian baik dan luhur
4.      Merpertangung jawabkan perbuatannya

B.   Fungsi Akal daN Budi Manusia
       Akal adalah kemampuan pikir manusia sebagai kodrat alam di miliki manusia. Berpikir adalah perbuatan opersianal yang mendorong untuk aktif perbuatan demi kepentingan dan peningkatan manusia. Fungsi akal adalah untuk berpikir. Manusia mempunyaai fungsi mengingatkan kembali apa yang telah diketahui sebagai tugas dasarnya untuk memecahkan masalah dan akhirnya membentuk tingkah laku.
       Budi dalam bahasa sansekerta berati akal. Budi diartikan sebagai batin manusia, paduan akal dan perasaan yang dapat menimbang baik dan buruknya segala sesuatu. Budi adalah akal yang merupakan unsur rohani dalam kebudayaan. Budi artikan sebagai batin manusia, paduan akan dan perasaan yang dapat menimbangkan baik buruk segala sesuatu .
       Jadi, jelas bahwa fungsi akal dan budi manusia adalah menunjukan martabat manusia dan kemanusiaan sebagai pemegang amanah makhluk tertinggi di alam raya ini. Didalamnya juga termasuk artafek dan pelbagai kontruksi proporsi kompleks yang tereksprasikan dalam sistem simbol yang kemudian terhimpunkan dalam bahasa.
1.      Akal, inteligensia dan intuisi
Dengan kadar inteligensia yang di miliki manusia maupu belajar sehingga menjadi cerdas, memiliki pengetahuan dan mampu menciptakan teknologi.
2.      Perasaan dan emosi
 Perasaan adalah kemampuan psikis yang di miliki seseorang baik berasal dari rangsangan di dalam atau di luar dirinya, emosi adalah rasa hati, sering terbentuk perasaan yang kuat, yang dapat menguasai seseorang tetapi tidak berlangsung lama.
3.      Kemauan
Kemauan adalah kegiatan, hendak untuk berbuat atau tidak berbuata sesuatu.
4.      Fatansi
Fantasi adalah paduan unsur pemikiran dan perasaan yang ada pada manusia untuk menciptakan kreasi baru yang dapat di nikmati.
5.      Prilaki
Prilaku adalah tabiat atau kelakuan, merupakan jati diri seseorang di warnai oleh faktor lingkungannya.

Ada hubungan dialektika antara manusia dan kebudayaan. Kebudayaan adalah produk manusia, namun manusia sendiri adalah produk kebudayaan. Dalam karangka ini proses pembudayaan dapat di lihat sebagai hubungan antara satu budaya dengan budaya lainya. Peter L. Berger menyambutnya sebagai dialektika fundamental yang terdiri dari tiga tahapa yaitu:
1.      Tahap eksternalisasi
2.      Tahap okjektivitas
3.      Tahap internalisasi
Manusian makhluk budaya adalah mencipta kebudayaan. Kebudayaa adalah ekspresi eksistensi manusia di dunia.
C. Pengertian Budaya dan Kebudayaan
1.  Pengertian Kebudayaan
     Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta “buddhayah” yang merupakan bentuk jamak dari kata “buddhi” yang berarti budi atau akal. Dengan demikian kebudayaan di artikan sebagai “hal-hal yang bersangkutan dengan budi atau akal”.

2.  pengertian Budaya
Budaya secara harfiah berasal dari bahasa latin, yaitu colere yang memiliki arti yang mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang.

3. Pengertian Adat Istiada
Yang dimaksud dengan adat istiadat adalah aneka kelaziman dalam suatu negri yang mengikuti pasangan naik dan pasangan surut sutuasi masyarakat.

4. Pengertian Kebiasaan
Tradisi (bahasa Latin:tradition,”diteruskan”) atau kebiasaan, dalam pengertian yang penting sederhana adalah suatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, waktu, atau agama yang sama.

D.Wujud dan Nilai Kebudayaan
1. Wujud nilai kebudayaan sebagai kompleks dari ide-ide gagasan, nilai, norma peraturan dan     sebagainya.
2. Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam   masyarakat.
3. Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

E. Orientasi Nilai Budaya
     Nilai kebutuhan yang ditanamkan oleh setiap budaya yang ada di dunia.
1.      Hakikat Hidup
a.       Hidup itu buruk
b.      Hidup itu baik
c.       Hidup bisa buruk dan baik, tetapi manusia tetap harus bisa
d.      Hidup adalah pasrah kepada nasib yang telah ditentukan.
2.      Hakikat Karya
a.       Karya itu untuk menafkahi hidup
b.      Karya itu kehormatan
3.      Persepsi manusia tentang waktu
a.    Berorientasi hanya kepada masa kini.
b.    Orientasi masa lalu
c.    Orientasi masa depan
4.      Pandangan Terhadap Alam
a.   kepada alam yang dasyat
b.   Manusia berusaha menjaga kelarasan dangan alam
c.   berusaha menguasai alam
     5.   Hubugan Manusia dangan Manusia
a.   Orientasi kolateral
b.   Orientasi vartikal
c.       Individualisme

F. Perubahan Kebudayaan
     Perubahan kebudayaan adalah suatu keadaan dalam masyarakat yang terjadi karena tidak sesuaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga tercapai keadaan yang tidak selares fungsinya bagi kehidupan.
1.      Mendorong perubahan kebudayaan
2.      Menghabat perubahan kebudayaan
a.       Faktor intern
1.      Perubahan Demokratis
2.      Konflik Sosial
3.      Bencana Alam
4.      Perubahan Lingkungan Alam
b.      Faktor ekstern
1.      Pandangan
2.      Penyebaran
3.      Peperangan
G.Tahap-tahap Kebudayaan
     Imu antropologi, “kebudayaan” adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang kajiakan memilik diri manusian dengan belajar.
1.      Tiga Tahap kebudayaan
a.       Tahap pemikiran mistis
b.      Tahap pemikiran ontologis
c.       Tahap pemikiran fungsional
2.      Seni Sebagai Bentuk Mimesis
Pada tahapan pemikiran mimesis, tekepung oeleh kekuatan-kekuatan gaib sekitarnya, yaitu kekuasaan dewa-dewa alam raya akan kekuasaan kesuburan, seperti dipentaskan dalam mitologi-mitologi bangsa-bangsa primitif.
3.      Seni Sebagai Bentuk Ekspresi
Ekspresi, dalam bahasa inggri adalah expresssion yang diartikan sebagai “action of manifesting a feeling”, atau tindak mewujudkan persamaan.
4.      Seni Dalam Konsep Fungsional
Dalam konsep fungsianal adalah sikap dan alam pikiran yang makin tampak pada manusia modern, yang mana tidak lagi terpesona oleh lingkungannya (sikap mitis), dan tidak lagi dengan kepala dingin mengambil jarak dengan objek penyelidikannya (sikap ontologis), namun manusia ingin mengadakan relasi-relasi baru, suatu kebertautan yang beru terhadap segala sesuatu dalam lingkungannya.
H. Proses Pembudayaan Budaya
     1.    Proses Belajar Budaya
            a.         Proses Internalisasi
            b.         Proses Sosialisasi
            c.         Proses Enkulturasi
     2.    Proses Pengembang Budaya
            a.         Cultural Evolution
            b.         Diffusion Process
            c.         Alculturalition Process
            d.         Assimilation Process
            e.         Innoation
            f.          Discovery and Invation

I.     Kesimpulan
                 BUDAYA
                                    Wujud nilai budaya
                                    Tiga tahap kebudayaan
                                                Tahap pemikitan mitis
                                                Tahap pemikiran antologis
                                                Tahap pemikiran fungsional
                                                                       



BAB 3
MANUSIA MAKHLUK INDIVIDU DAN SOSIAL

Kompentesi Dasar:
     Memahami hakikat manusia sebagai makhlik individu dan sosial, dinamika interaksi sosial

A.    Manusia Sebagai Makhluk Individu
Manusia atau orang dapa diartikan berbeda-beda dari segi biologis, rohani dan istilah kebudayaan, atau secara sampurna seacara biologis manusia diklafikasikan sebangai homosapie (bahasa latin manusia yang tahu) sebuah spesie primata dari golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
1.    Manusia Menurut Agama Islam
     Manusia dalam Al-Qur-an, manusia di panggil dengan beberapa istilah antara lain al-insaan, al-naas, al-abd, dan bani Adam dan sebagainya.
     a.Jasad
     b.Roh
                 Dalam diri manusia Roh berfungsi untuk:
1.      Membawa dan meneri wahyu
2.      Menguatkan iman
            c.Nafs
                        1.Nafs Al-amarah
                        2.Nafs Al-lawwamah
                        3.Nafs Al-muthmainaah

B.     Manusian Sebagai Makhluk Sosial
Manusia adalah makhluk yang salah berinteraksi dengan manusia.

1.      Karakteristi Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Telah berbeda-beda konsep manusia sebagai makhluk sosial atau ada yang menitikberantakan pada pengaruh masyarakat yang berkuasa kepada individu.
a.       Tekana emosional
b.      Harga diri yang rendah
c.       Isolasi sosial
2.      Kedudukan Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Manusia sebagai makhluk sosil artinya manusia sebagai warga masyarakat.
3.      Pengembanga Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Didalam kehidupanya, manusia tidak hidup dalam kesendirian.

C.     Mnusia Sebagai Makhluk Tuhan
Tuhan dipahami sebagai zat mahakusa dan asas dari suatu kepercayaan.
1.      Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Tuhan
a.       Kodrat manusia
b.      Hakikat manusia
c.       Martabat manusia
d.      Hak asasi manusia
e.       Kewajiban manusia
2.      Konsep Sosial Dalam Islam
Konsep manusia dalam islam dapat dilihat dalam Al-Mu’nimun (23):12-14.     
a.       Roh
b.      Hati
c.       Potensi manusia
d.      Nafas
3.      Tanggung Jawab Mausia Sebagai Makhluk Tuhan
Tanggung jawab menur kamus umum bahasa indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.
a.       Mengabdikan diri kepada tuhan dengan beriman melakukan amal soleh mengigati syanat yang ditetapkan oleh agama.
b.      Mesyukuri nikmat yang telah dikaruniakan kepada semua.
c.       Beribadah kepada tuhan yang maha esa sesuai dengan keyakinan dan kepercayaan yang di anut masing-masing.
d.      Melaksanakan segala pemerintahnya serta berusaha menjauhi atau meninggalkan segala apa yang dilarang oleh tuhan yang maha esa.
e.       Menuntut ilmu dan menggunakannya untuk kebijakan (kemaslahatan) untuk manusia sebagai bekal kehidupan didunia maupun di akhirat kelak.

D.    Kesimpulan
      Manusia
Makhluk individu
Makhluk sosial
Makhluk tuhan



BAB 4
MANUSIA DAN PERADABAN
            Kompetensi Dasar:
            Memahami hakikat manusia dan peradaban, dan dinamika peradaban global.

A.      Pengertian Adab dan Peradaban
Manusia merupakan makhluk yang mempunyai akal, jasmani dan rohani. Melalui akalnya manusia di tuntut untuk berpikir menggunakan akalnya untuk menciptakan sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun untuk orang lain.

B.   Masyarakat Mandani
       Masyarakat mendani dipidiksi sebagai masyarakat yang berkembang sesuai dengan potensi budaya, adat istadat dan agama.
       Dalam masyarakat mendani memiliki krakteriaristik tersendiri yaitu:
1.      Free public sphere (ruang publik yang bebas)
2.      Demokratisasi
3.      Toleransi
4.      Pluralisme
5.      Keadilan sosial
6.      Partisipasi sosial
7.      Sumpremasi hokum

C.   Tradisi dan Modernisasi
     Tradisi (bahasa Latin: tradition, “diteruskan”) atau kebiasaan dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang dilakukan sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara budaya, waktu atau agama yang sama.
     Ciri modernisasi
1.      Kebutuhan dan ajang persaingan kebutuhan manusia
2.      Kemajuan teknologi dan industrialisasi, individualisasi, sekularisasi, diferensiasi dan akturalisasi
3.      Medernisasi banyak memberikan kemudahan bagi manusia.
4.      Berkat kerja, hampir semua keinginan manusia terpenuhi
5.      Melahirkan teori baru
6.      Mekanisme masyarakat berubah menuju perinsip dan logika ekonomi serta orientasi kebendaan yang berlebihan kehidupan seseorang perhatian relegiusnya di curahkan untuk berkerja dan menumpuk kekayaan.

D.   Peradaban dan Prolematika
Peradaban adalah sebuah istlah yang digunakan untuk menyebutkan bagian-bagian atau unsur kebudayaan yang di anggap halus indah dan maju.


BAB 5
MANUSIA KERAGAMAN DAN KESETARA

Kompotensi Dasar
Memahami hakikat manusia, keragaman dan kesetaraan dalam dinamika sosil budaya

A.      Unsur-unsur Keragaman
     Keragaman berasal dari kata ragam yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) artinya:
1.      Tingkah laku
2.      Macam jenis
3.      Lagu /musik: langgam
4.      Warna: corak: :ragi
5.      Laras (tata bahasa)
            Keragaman sudah menjadi fakta sosial dan fakta sejarah kehidupan.Unsu-unsur keragaman
1.      Suku bangsa dan ras
2.    Agama dan keyakinan
a.       Berfungsi endukatif: ajaran agam secara hukum berfungsi menyeluluruh dan melarang.
b.      Berfunsi menyelamat
c.       Berfungsi sebagai perdamaian
d.      Berfungsi sebagai sosial kontrol
e.       Berfungsi sebagai mumpuk sara solidaritas
f.       Berfungsi transformatif
g.      Berfungsi sublimatif

B.  Hakikat Keragaman dan Kesetaraan Manusia
  Keragaman berasal dari kata ragam. Keragaman menunjukan adanya banyak macam, banyak jenis, keragaman manusia dimaksudkan bahwa setiap manusia memiliki peradaban-peradaban itu ada kareana manusia adalah makhluk individu dan setiap individu memiliki ciri-ciri khas sendiri.
  Berdasarkan Kamus Bahasa Indonesia kata ragam berati:
1.      Sikap, tinggkah laku, cara
2.      Macam, jenis
3.      Musik, lagu laggam
4.      Warna, corak
5.      Laras (tata bahasa)

C.    Pelapisan Sosial dan Persamaan Derajat

1.      Pengertian Pelapisan Sosial
Kata strantification berasal dari kata sentarum, jamak strata yang berati lapisan. Lapisan-lapisan sosial yaitu:
a.       Ukurun kekayaan
b.      Ukuran kekuasaan
c.       Ukuran kehormatan
d.      Ukuran ilmu pengetahuan

2.      Pengertian Persamaan Derajat
      Kesamaan derajat adalah suatu sifat yang menghubungkan antara manusia dan lingkungan masyarakat umumnya timbal-balik, maksudnya orang sebagai warga masyarakat memiliki hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah dan negara.
a.       UUD 1945 Tentang Persamaan Hak
b.      Pokok Hak Asasi Dalam UUD 1945 Pasal 4
1.      Hak asasi pribadi
2.      Hak asasi politik
3.      Hak asasi ekonomi
4.      Hak asasi budaya
a.       Hak hidup
b.      Hak kebebasan
c.       Hak memilik
c.       Pelbagia instrumen HAM di indonesia
a.       Pembukaan UUD 1945
b.      Batang Tubuh UUD 1945

D.    Kemiskinan Sebagai Masalah Sosial
  Indonesia merupakan negara yang mempunyai penduduk yang sangat padat terutama di kota-kota besar. Dengan jumlah penduduk yang sangat padat tersebut, membuat indonesia banyak mengalami masalah sosial.
  Masalah-masalah sasial ada 4 yaitu:
1.      Faktor ekonomi
2.      Faktor budaya
3.      Faktor biologi
4.      Faktor psikologi


1.      Kemiskina Karena Angka Kelahiran yang Tinggi
    Kelompok masyarakat yang tidak maju lebih sering dan cendrung disebut kaum miskin yang sarat dengan kemiskinan.
2.      Kemiskina Karena Menutupi Diri dari Pengaruh Luar
    Tatanan serta keteraturan suatu komunitas masyarakat di suatu daerah merupakan warisan secara turun-menurun.
3.      Kemiskinan Karena Korban Ketidakadilan Para Pengusaha
     kemajuan sebagai masyarakat global termaksuk Indonesia yang mencapai erat teknologi industry menarik masyarakat agar mencapai keturunan.
4.      Kemiskinan Karena adanya Pembiaran-pembiaran yang Dilakukan Oleh Penguasa dan Pengusaha
    Sutuasi dan kondisi kehidupan komunitas masyarakat (mereka yang tersisih dan tertinggal) miskin diperparah lagi dengan tanpa kesepakatan memperoleh pendidikan, tingkat kesehatan rendah, serta pelbagian keterbatasan dan ketidakmapuan lainya.
5.      Mereka Menjadi Miskin Karena Manajemen Keluarga yang Buruk
    Pada umumnya masyarakat (kota dan desa) ada orong-orang yang dikata gorikan sebagai orang kaya.

E.     Peranan Pemerintah, Masyarakat, dan Keluarga dalam Perkembangan Anak yang Berasal dari Keluaga Miskin
  Kemiskina merupakan mesalah sosial yang lumrah terjadi di setiap negara, terutama di negara-negara dunia ketiga. Pada umumnya kemiskinan dapat disebabkan oleh hal-hal struktural dan kultural.

1.      Peranan Pemerintah
      Pemerintah merupakan lembaga yang sangat berpran dalam memberatas kemiskinan.
2.      Peranan Masyarakat
      Local widom atau kearifan lokal yang ada dalam masyarakat dapat berperan dalam
engembangkan secara optimal anak dari keluarga miskin agar menjadi SDM yang handal.
3.      Peran Keluarga
      Keluara merupakan factor yang paling berperan dalam perkembangan seorang anak menjadi SDM yang optimal.



BAB 6
MANUSIA MORALITAS DAN HUKUM
              Kompetnsi Dasar:
  Memahami hakikat, fungsi nilai, moral dan hokum dalam upaya mendapatkan keadilan, ketertiban dan kesejatraan masyarakatan.

A.                Etika dan Moral
  Etika merupakan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan yang dilakukan manusia untuk di katakana baik atau buruk, dengan kata lain aturan atau pola tingkah laku yang di hasilkan oleh akal manusia.

1.Etika Deskriptif
Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan prilaku manusia, serta apa yang di kejarkan oleh setiap orang dalam kehidupan sebagai suatu yang bernilai.

2.Etika Normati
Etika yang meetapkan pelbagai sikap dan prilaku yang ideal dan seharusnya dimiki oleh manusia dan apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia dan tindakan yang akan bernilai dalam hidup ini.

B.        Manusia dan Moralitas
              Berbicara tentang manusia dan moralitas, dalam Kamus Bahasa Indonesia apa definisi tentang moralitas. Moralitas berate budi pekerti, sopan, santun, adat kesopanan.

C.        Manusia dan Agama
  Agama memberikan penjelasan bahwa manusia adalah makhluk yang memiliki potensi yang memiliki akhlak baik (takwa) atau buruk (fujur) potensi fujur akan senatiasa eksis dalam diri manusia karena terkait dengan aspek instink, naluriah, atau hawa nafsu, seperti naluri makan / minum, seks berkuasa dan rasa aman.

C.          Hukum dan Moralitas
  Achmad Ali masyarakat hukum adalah seperangkat norma tentang apa yang benar dan apa yang salah, yang dibuat dan diakui eksistensinya oleh pemerintah yang diungkapkan baik dalam aturan tertulis (peraturan) maupun yang tidak tertulis mengikat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakatnya secara keseluruhan dan dengan ancaman sanksi bagi pelanggar aturan tersebut.
1.      Kemaslahatan jiwa
2.      Kemaslahatan akal
3.      Kemaslahatan keturunan
4.      Kemaslahatan harta
5.      Kemaslahatan agama

1.      Potret Hukum dan Moralitas Bangsa Indonesia
Hukum tidak dapat dipisahkan dari aspek moral, apa bila hukum belum secara konkret mengatur, sedangkan moralitas telah menuntut untuk ditranformasikanoleh karena itu, moralitas haruskah diutamakan. Hukum bukanlah suatu tujuan. Hukum itu sendiri diciptakan untuk mencapai tujuan yang luhur, yakni keadilan, kebahagiaan dan kesejtraan rakyat.
2.      Hukum dan Moral, Sebuah Seruan Etis
Hubungan antara hukum dan moral sangat erat sekali, ada papatah Roma mengatakan “Apa artinya undang-undang kalau tidak disertai dengan moralitas?”. Dengan demikian hukum tidak akan berate tampa di awali dengan moralitas, hukum akan kosong tampa moralitas.
a.       Hukum lebih dikodifikasikan
b.      Hukum dan moral mengatur tingkah laku manusia
c.       Sanksi yang mengatur atau yang berkaitan dengan hukum berada dengan sanksi yang terkait dengan moralitas.
d.      Hukum didasarkan atas kehendak masyarakat akhirnya atas kehendak negara.
3.      Promlem Moral Penegakan Hukum
Menurut Thomas Koten mengemukan sosok hukum lebih dipakai sebagai alat pemenuhan kepentingan orang-orang kuat secara politik dan ekonomi dari pada sebagai jalan terciptanya keadilan yang memberikan ruang bagi kesejatraan rakyat dan mematrikan keagungan negara sebagai negara hokum


BAB 7
MEMEMANUSIAKAN MANUSIA

Kompetensi Dasar
Memahami hakikat manusia dengan segala sifatnya sehingga terciptanya manusia dengan kehidupan sang pencipta.
A.    Manusia dan Keadilan
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyankut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar.

1.      Teori Keadilan Menurut Aristoteles
      Dalam teorinya, Aristoteles mengemukakan lima jenis perbuatan yang dapat digolongkan adil. Kalimat jenis keadilan yang dikemukakan Aristoteles adalah sebagai berikut:
a.       Keadilan komutatif
b.      Keadilan distributif
c.       Keadilan kodrat alam
d.      Keadilan konesional
e.       Kaedilan menurut teori perbaikan

2.      Teori Keadilan Menurut Plato
      Dalam artinya, plato mengemukan dua jenis keadilan, kedua jenis keadilan itu adalah:
a.       Keadilan moral
b.      Keadilan procedural

3.      Teori Keadilan Menurut Thomas Hobbes
      Suatu perbuatan dikatakan adil apabila telah didasarkan pada perjanjian yang telah disepakati.
a.       Keadilan komunati
b.      Keadilan distributive
c.       Keadilan legalis

B.     Manusia dan Cinta Kasih
Menurut Kamus Bahasa Indonesia W.J.S Poerwa Darminta. Cinta adalah rasa sangat suka atau rasa sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.
            Cinta bias dibina secara baik apabila ada 4 (empat) unsur yaitu
1.      Pengusaha
2.      Tanggung jawab
3.      Perhatian
4.      Pengenalan

C.    Manusia dan Penderitaan
Penderitaan adalah basahas yang sering kita dasar. Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahsa sansekerta yang artinya menahan atau menanggung.
1.      Penderitaan yang muncul karena perbuatan buruk manusia
2.      Penderitaan yang mucul karena suatu penyakit/siksaan

D.    Manusia dan tanggung jawab
Pada dasarnya manusia dan tanggung jawab itu berada dalam satu naungan atau berdampingan.
1.      Tanggung jawab terhadap diri sendiri
2.      Tanggung jawab terhadap keluarga
3.      Tanggung jawab terhadap masyarakat
4.      Tanggung jawab terhadap bangsa/negara
5.      Tanggung jawab tehadap tuhan

E.     Manusia dan Pandangan Hidup
Setiap manusia di dunia ini tentu mempunyai pandangan hidupnya masing-masing yang pernah di siapkan secara rinci sejak dini agar dapat terlaksana sesuai dengan harapan pada waktu yang tepat .
            Langkah-langkah pandangan hidup yang baik yakni
1.      Mengenal
2.      Mengerti
3.      Menghayati
4.      Meyakini
5.      Mengabdi

F.     Manusia dan Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata “gelisa” . Gelisah artinya rasa yang tidak  tenteram di hati  atau merasa selalu khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya), tidak sabar lagi (menanti), cemas dan sebagainya.
            Tntang perasaan kegelisahan membedakanya menjadi tiga macam yaitu:
1.      Kegelisahan objektif (kenyataan)
2.      Kegelisahan nourotik (saraf)
3.      Kegelisahan moral

G.    Manusia dan Harapan
Harapan berasal dari kata harap yang berati keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berate sesuai dengan yang di inginkan dapat terjadi.
            Adapun sebab-sebab msnusia membutuhkan harapan diantaranya adalah:
a.       Dorongan kodrat
Kodrat adalah sifat, keadaan, pembawaan ilmiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh tuhan, misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata dan lain-lainnya.
b.      Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam keburtuhan hidup, kebutuhan hidup itu pandang garis besarnya dapat dibedakan atas: kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.



BAB 8
MANUSIA, SAINS, TEKNOLOGI DAN SENI

Kompetensi Dasar
Memahami hakikat dan makna sains, teknologi, dan seni dan dampak permanfaatan teknologi di Indonesia.

A.    Pengertiaan  Sains
Sains bermula timbul dari rasa ingin tahu manusia, dari rasa keingintahuan tersebut membuat manusia selalu mengamati terhadap gejala-gejala alam yang mencoba memahaminya. Sains bermula dari bahasa asing “ science” yang berate saya tahu.

B.     Pengertian Teknologi
Teknologi sebenarnya berasal dari bahasa Prancis, yaitu “La Teknique” yang dapat di artikan dengan “semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk menunjukan suatu secara rasional”.
Adapun tiga macam teknologi yang sering dikemukakan oleh para ahli yaitu:
1.      Teknologi modern
2.      Teknologi madya
3.      Teknologi tradisional

C.    Manusia Sebagai Subjek dan Objek IPTEK
Kemajuan teknologi adalah sesuatu tang tidak biasa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
1.      Dalam bidang pertanian
2.      Pengolahan lahan
3.      Pengolahan hutan
4.      Pengolahan air
5.      Pengolahan udara
6.      Dalam bidang kedokteran dan kesehatan
7.      Dalam bidang telekomunikasi
8.      Dalam bidang pertahan dan keamanan

D.    Bermanfaat dan Penyalahgunaan IPTEK
Kemajuan teknologi adalah suatu yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan.
1.      Bidang informasi dan komunikasi
2.      Bidang ekonomi dan industry
3.      Bidang sosial dan budaya
4.      Bidang pendidikan
5.      Bidang politik

E.     Karya Satra dan Seni Dalam IBD
IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk mengaji masalah-masalah dalam kebudayaan. Dan secara kasarnya ia boleh dikatagorikan kepada dua kategorikan yang besar menurut bentuk bahasa yang digunakan, yakni


BAB 9
MANUSIA DAN LINGKUNGAN

Kompetensi Dasar
Memahami hakikat dan makna lingkungan bagi kesejahteraan

A.    Manusia Sebagai Makhluk Hidup
Telah merupakan pendapat psikologis modern manusia selain merupakan makhluk biologis yang sama dengan makhluk hidup lainnya, adalah juga makhluk yang mempunyai sifat-sifat tersendiri yang berbeda dengan makhluk dunia lainnya.

1.      Cirri-ciri Manusia Sebagai Makhluk Hidup
a.       Tubuh manusia
1.      Kepala
2.      Leher
3.      Batang tubuh
4.      Anggota gerak atas
5.      Anggota gerak bawah
b.      Terdapat protoplasma
c.       Mempunyai bentuk dan ukuran
d.      Melakukan aktivitas-aktivitas kehidupan
1.      Makan
2.      Metabolism
3.      Tumbuh dan berkembang
4.      Reproduksi
5.      Melakukan adaptasi
6.      Bergerak
7.      Memiliki sistem transport
8.      Peka terhadap rangsangan
9.      Memiliki sistem regulasi
10.  Ekskrasi

2.      Sifat-sifat Manusia Sebagai Makhlik Hidup
a.       Ikatan-ikatan biologis
b.      Makhluk adalah suatu hidup
c.       Sistem energi yang dinamis
d.      Pertumbuhan yang mengikuti pola tertentu
e.       Pengaruh proses pemetangan tehadap tingkah laku

3.      Manusia Sebagai Makhluk Sosial
Didalam kehidupan, manusia tidak hidup dalam kesendirian. Manusia memiliki keinginan untuk bersosialisasi dengan sesama ini merupakan salah satu kodrat manusia adalah selalu inggin berhubungan dengan manusia lain.

B.   Pengertian Lingkungan
Lingkungan adalah kobinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi, surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh diatas tanah maupun didalam lautan, dengan kelembangan yang meliputi ciptaan manusia serta keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut.
Lingkungan terbagi menjadi dua yaitu biotik dan abiotik dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.      Komponen biotik (komponen makhluk hidup) misalnya binatang, tumbuh-tumbuhan dan mikroba.
2.      Komponen abiotik (komponen benda mati) misalnya, air, udara, tanah dan energy

C.   Manusia dan Ligkungan Hidup
Manusia mendapatkan unsure-unsur yang diperlukan dalam hidupnya dari lingkungan. Makin tinggi kebudayaan manusia, makin beraneka ragam kebutuhan hidupnya.
1.      Lingkungan alam
2.      Lingkungan sosial budaya
3.      Hakikat manusia sebagai objek dan subjek lingkungan

D.   Jumlah penduduk dan Lingkungan Hidup
Kehidupan manusia tidak dapat dilepaskan dari alam misalnya:
1.      Kesediaan air bersih
2.      Ketersediaan pangan
3.      Kesediaan lahan
4.      Ketersediaan udara bersih
5.      Ketersediaan pencemaran lingkungan

E.   Kerusakan Alam dan Lingkungan
Kehidupan manusia tidak bias dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial.
1.      Bentuk kerusakan lingkungan hidup akibat peristiwa
Dampak rusaknya lingkungan hidup telah banyak melanda Indonesia
a.       Letusan gunung berapi
b.      Gempa bumi
c.       Angin topan
2.      Kerusakan lingkungan hidup karena factor manusia
Manusia sebagai penguasa lingkungan hidup di bumi berperan besar dalam menentukan kelestarian lingkungan hidup.
Beberap bentuk kerusakan lingkungan hidup ksrena dfaktor manusia, antara lain :
a.       Terjadinya percemaran
b.      Terjadinya banjir
c.       Terjadinya tanah longsor





DAFTAR PUSTAKA
Albani Nasution,Muhammad Syukri.,dkk.2015.Ilmu Sosial Budaya Dasar.jawa tengah :PT Raja Grafindo Persada